Mulai dengan apa yang anda inginkan !
Algoritma bukan hanya sekedar syarat untuk mampu membuat sebuah aplikasi. Akan terbuang percuma jika anda tidak memiliki tujuan kesini belajar untuk apa?
Anda kesini untuk itu bukan? ya, betul asumsi saya anda kesini ingin belajar bagaimana cara membuat aplikasi. Pertahankan itu karena akan lebih mudah dipahami dan mempelajarinya saat anda memiliki pertanyaan mengapa saya harus belajar ALGORITMA?

Algoritma merupakan langkah langkah logis untuk mengolah data yang menghasilkan informasi.
Algoritma terjadi dalam sekeliling kita dan biasanya tidak disadari. Contoh terdekan yaitu cara pembuatan makanan. Namun, cara pembuatan dengan resep itu berbeda. Maka sama halnya dengan algoritma dengan sistem. Algoritma langkah langkah logis sedangkan sistem kumpulan algoritma tersebut.
Agar lebih faham kita beri contoh lebih detail. Cara membuat nasi goreng misalnya :
Nyalakan kompor
Masukan minyak
Masukan telur
Dst
Langkah tersebut harus sesuai tahapan / langkahnya secara berurutan. Selain itu, algoritma selain berbentuk langkah maka harus logis (masuk akal). Misalnya :
Nyalakan kompor
Masukan minyak
Masukan telur
Aduk hingga matang
dst
Maka, point 4 tidak bisa diganti dengan Aduk hingga lari lari. Itulah artinya algoritma harus benar benar logis.
Algoritma juga memiliki prosedur / instruksi, pemilihan, pengulangan dan runtutan. Namun, seluruhnya bersifat untuk membantu mengolah data. Kembali ke tujuan algoritma pemrograman itu sendiri. Contohnya sebagai berikut:
Prosedur / intruksi
Dalam kehidupan sehari-hari: dalam resep kita menemukan instruksi rebus 3 menit.
Dalam algoritma pemrograman: dalam proses register kita sering menemukan kalau email tidak boleh digunakan 2 kali saat melakukan registrasi
Pemilihan
Dalam kehidupan sehari - hari: dalam resep kita menemukan pemilihan seperti: jika menyukai ati ampela maka tambahkan ati ampela.
Dalam algoritma pemrograman: dalam proses login misalnya jika login berhasil maka arahkan ke halaman dashboard.
Pengulangan
Dalam kehidupan sehari-hari: dalam resep misalnya kita mengulangi instruksi tambahkan garam jika rasa belum asin, ulangi penambahan nasi hingga 1 porsi, ulangi kecap sampai warna nasi menjadi gelap dst.
Dalam algoritma pemrograman: dalam proses memasukan pin atm sering ditemukan ulangi pin sampai 3 kali, dan masih banyak lainnya.
Runtunan
Dalam kehidupan sehari-hari: misalnya: saat membuat nasi goreng instruksi yang tidak boleh menjadi instruksi terakhir yaitu menanak nasi. Intinya urutannya ada yang fix ada yang dinamis/bebas.
Dalam algoritma pemrograman: banyak ditemukan misalnya harga termurah ke tinggi , nama a-z dll.
Diskusi kita lanjut di discord aja, gratis!